Petinggi budak

Berapa banyak pekerja di Tiap negara?

Ratusan,ribuan,Bahkan mungkin Jutaan ribu,siapa mereka?

Orang-orang yang terjerat dengan kebutuhan dunia?orang-orang yang rela ditindas oleh atasan-atasan yang otoriter, gila hormat, gila kerja?atau mereka hanya orang-orang yang iseng melakukan aktifitas di luar rumah?

Apapun alasan mereka, bagi saya mereka adalah budak, dan pedihnya lagi, saya termasuk di dalamnya!

Bagaimana mereka menjalani rutinitasnya dalam melakukan pekerjaan yang mereka geluti setiap harinya?

1.Ada yang disiplin sampai di kantor 2 jam sebelum jam kerja dimulai,tapi 2 jam tersebut digunakan untuk melakukan pekerjaan yang terpending di hari yang kemarin,karena kemarin pulang teng sesuai office hour.

2.Ada yang lumayan disiplin sampai kantor 1 jam sebelum jam kerja dimulai, tapi 1 jamnya digunakan untuk breakfast, dan senda gurau sambil ngopi tapi memulai kerja justru setengah jam molor dari jam kerja normal.

3.Dianggap kurang disiplin karena datang telat cuma 5 menit, tapi mereka langsung melakukan pekerjaan yang serius tanpa basa basi, karena sudah sarapan dari rumah, dan otaknya sudah merencanakan apa saja yang akan dikerjakan dalam hari itu untuk menjalani pekerjaannya.

Dan saya termasuk di dalam ketegori yang ketiga?salahnya dimana?salah?salah?siapa yang bilang itu salah?Atasan!yes Atasan yang saya sebut sebagai petinggi budak yang tidak layak menjadi atasan pada umumnya,karena menurut saya tipe atasan yang baik adalah,

1.Jujur, artinya bukan masalah uang, tapi dapat dipercaya dan membuat pegawainya bebas mengungkapkan berbagi kesulitan yang dihadapi saat bekerja

2.Bersikap dan bersifat positif,mengatasi masalah yang muncul dengan solusi bukan menebarkan aura negatif dengan mencari-cari kesalahan pegawainya.

3.Pendengar yang baik,mau mendengarkan kritik dan saran dari pegawainya, mempertimbangkan pendapatnya.

4.Pekerja keras,artinya atasan harus mampu memberi contoh nyata,terbuka dengan kegiatannya demi tim.

5.Menghargai usaha pegawainya,Hargai sedikit kerja pegawainya itu akan memotivasi para pegawainya.

6.Tegas dan penuh simpati,Tegas tapi tetap ramah dan baik dama penyampaian lisan.

So jangan pernah belagu menjadi atasan kalau tidak tahu cara menjadi atasan yang baik,karena kita adalah budak, cuma beda level,

Jadilah pengusaha agar bisa menjadi pemimpin yang baik.

Semangat buat penulis

Ode variant

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s